Sabtu, 26 November 2011

Kikruh Penjualan Blackberry Bellagio atau Bold 9790

Kasus penjualan Blackberry Bellagio atau Bold 9790 yang terpaksa dibubarkan oleh pihak keamanan Indonesia, mencerminkan masyarakat kita masih cenderung buta dalam berbelanja. Seiring dengan teknologi BB masyarakat cenderung hanya ikut arus belum bersikap dewasa. Pertimbangan apakan memang sudah perlu dan butuh BB dalam kehidupannya (Baca: pekerjaannya) untuk menunjang efektivitas kerja atau hanya gaya saja. Konkrit adalah ratusan pembeli Blackberry Bellagio atau Bold 9790 memadati loket penjualan sejak pagi. Bahkan ada seorang pembeli yang pingsan. Research In Motion (RIM) Blackberry menggelar program banting harga BlackBerry Bellagio dengan diskon 50%. HP pintar jenis Bellagio atau Bold 9790 itu harga aslinya Rp 4,6 juta, setelah didiskon menjadi Rp 2,3 juta. Penjualan BB jenis ini baru pertama dilakukan di Indonesia. kejadian dan peristiwa ini menjadi perhatian bagi semua pihak.

Kemudian dari segi pemerintah juga lemah yang sampai sekarang belum diberikan akses terhadap data RIM. Pada hal di Indonesia banyak kejahatan yang dilakukan lewat HP. Apalagi dengan BB tentu pelacakan akan semakin sulit. Negara-negara yang mendesak RIM tersebut antara lain, India, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Pakistan serta Cina. India, seumpamanya, mereka minta RIM buat membuka aksesnya buat kepentingan menguak kejahatan. Sama sebagaimana salah satu permintaan Indonesia. Untuk pengaruh internet terhadap perekonomian dan pendidikan dapat dibaca di link ini Download.

Dilihat dari segi penanaman modal dan investasi pihak produsen BB masi enggan berinvestasi di Indonesia. Indonesia adalah pangsa pasar BB yang luar biasa besarnya. Tapi anehnya justru kita kalah dengan Malaysia. Terakhir, RIM mengutarakan niatnya kepada Menko Perekonomian untuk mengembangkan investasi di bidang konten dan aplikasi di Indonesia dan kemungkinan mengarah ke pusat riset dan institut aplikasi. Kembali lagi, pengembangan aplikasi dan konten di Indonesia dikhawatirkan malah bisa jadi ajang jualan baru, dengan pelanggan layanan bernilai tambah operator, dan bukan murni investasi. Kalau di Australia pengembangan IT dan Internet lebih bagus dan dapat dibaca di link ini http://australia.gov.au/topics/it-and-communications/internet